Sejarah Pusdiklat BKPM
Sejarah Pusdiklat BKPM

Badan Koordinasi Penanaman Modal memiliki tugas untuk melaksanakan koordinasi kebijakan dan pelayanan di bidang penanaman modal berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007, arah kebijakan jangka panjang di bidang investasi adalah pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi secara berkelanjutan dan berkualitas dengan mewujudkan iklim investasi yang menarik, mendorong penanaman modal asing bagi peningkatan daya saing perekonomian nasional, serta meningkatkan kapasitas infrastruktur fisik dan pendukung yang memadai.

Dari berbagai aset yang dimiliki organisasi - baik instansi pemerintah maupun swasta - posisi, eksistensi, maupun peranan sumber daya manusia menempati peringkat terpenting. Dalam paradigma ilmu Manajemen Sumber Daya Manusia, bagian dari faktor produksi yang disebut pegawai dianggap sebagai pendorong utama roda organisasi hingga mampu melaju dengan cepat.

Mengingat pentingnya peranan sumber daya manusia, kinerja penanaman modal perlu didukung oleh kompetensi SDM penanaman modal yang berkualitas tinggi. Dalam rangka mempersiapkan dan mengembangkan SDM, BKPM harus mengerahkan seluruh SDM penanaman modal secara maksimal, baik SDM Penanaman Modal yang berada di BKPM maupun SDM Penanaman Modal yang berada di daerah. Salah satu langkah yang paling strategis adalah melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat). Dengan kegiatan diklat, diharapkan aparatur penanaman modal dapat mengkaryakan dirinya sebagai SDM yang berkarakteristik unggul, memiliki kompetensi tinggi, motivasi kerja tinggi, memiliki dedikasi terhadap instansi serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ikuti Kami ...

Galeri Foto & Video

Statistik Pengunjung

Online saat ini
2
Hari ini
52
Kemarin
95
Bulan ini
1552
Tahun ini
5080
Semua hari
28633

Kurs Valuta Asing

Loading ...